Oleh: mulyanto | 11 Maret, 2008

Misteri Gunung Papandayan


Sekitar tahun 2002-2003 saya menjelajahi gunung Papandayan bersama Prof Hans Kerrkhof dari Universitas Twente. Dalam perjalanan pulang dari kawah-kawah gunung Papandayan, sore itu, tiba-tiba kami dikepung kabut tebal. Jarak pandang hanya 1-2 meter. Jadi kami kehilangan arah. Titik/tempat yang menjadi acuan tidak terlihat. Karena sudah sore, kami harus terus bergerak sebelum disergap kegelapan malam. Sepanjang waktu itu kami terus berteriak-teriak, “tolong..”, “ada orang yang dengar kami??” dsb. Tapi tak pernah ada jawaban.

Ketika kulihat ada aliran air, maka kami pun mengikuti aliran air. Sampailah kami diujung aliran air tersebut yang ditutup semak-semak. Kembali kami berteriak-teriak, kembali tiada jawaban. Akhirnya semak-semak itu kuterobos, EH… EH… Semak-semak itu di pinggir jalan menuju kawah (lebar jalan 3-4 m). Hanya 50 m dari sebuah kemah, dan 100 m dari parkiran mobil kami!

Aneh tapi nyata, suara kami tak pernah didengar/direspon orang lain!

About these ads

Responses

  1. Seru juga pengalamannya mas Mul .. apa ngga bikin linglung dan lemes, beruntung masih bisa nemu jalan .. jadinya sampai hari ini masih bisa ngelihat mas Mul .. hue hue ..

    • teman saya juga pernah nyasar di papandayan garut,,
      hanya saja sebagian tdk pulang dengan selamat ):

      • tdk pulang dengan selamat? Jadi sakit? Cidera?

  2. [...] Serunya Kisah (Absurd) Perjalanan Menuju Gunung PapandayanIndahnya Gunung PapandayanMisteri Gunung Papandayan [...]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 123 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: