Oleh: mulyanto | 8 Mei, 2008

Membuat “LPG” Sendiri


Sulitnya mencari LPG membuat saya memikirkan alternatif sumber gas, yaitu biogas dari septic tank.

ihhhh jorok

Kenapa sih yang berkaitan dengan tai itu jorok? padahal kan itu hanya zat kimia saja. Misalkan dibuat komposisi bahan kimia (hasil belanja dari toko kimia) yang hasil akhirnya setelah diramu mempunyai bentuk dan baunya seperti tai, apakah masih jorok? :)

Hasil search di google :
antara lain:

builditsolar.com/Projects/BioFuel/VITABIOGAS3M.HTM
discoversolarenergy.com/biomass/biogas.htm
members.aol.com/wimtalk/biogas/biogas.htm

Wah banyak desain yang “rumit-rumit” :) .. Tapi ada 1 desain yang sangat simple sekali ! di members.aol.com/wimtalk/biogas/biogas.html

Berikut gambar yang saya ambil tanpa ijin :
Bak Biogas

Konstruksinya sudah mirip dengan septic tank yang saya gunakan sekarang. Tinggal membuat :
1. Tutup yang rapat dan kuat. Cor beton dan diseal dengan air atau oli bekas. Konstruksinya seal dan tutup sudah tergambar di pikiran :) .
2. Menambahkan kran pembuatan air.
3. Menambahkan level meter untuk ketinggian air.

Wah bisa dikerjakan 1-3 bulan lagi nih, atau mengerjakannya tiap hari sabtu/minggu saja perlahan-perlahan. Habis kerjaan di kantor lagi hard deadline sih.

About these ads

Responses

  1. Dimas Mulyanto, takutnya njeblug.
    Dasar penakut ding….

  2. Eh, ketinggalan, mau nanya yang lain je.
    Kata orang di Bandung sudah mulai susah dapat air ditanah (water table nya dualaaaaammmm sekali). Bagaimana sih curah hujannya disana masa kini? Apa atap seng (galvanized, painted)sudah bisa didapat di Indonesia? Bisa enggak yah nadahin air hujan (catchment) kaya di British Virgin Islandm gitu?
    margo

  3. Tidak semua daerah bandung susah. Yang susah itu daerah bandung yang rendah/datar seperti cibiru, sukarno-hatta, gedebage, kopo. Kalau yang daerah tinggi seperti dago, jatiendah no problem sih. Atap seng/logam/galvanized sudah banyak di indonesia. Nadah hujan sih gampang saja tinggal bikin kolam/bungker aja, air hujan dari talang tinggal di alirkan. Jamannya saya mahasiswa, kos-kosan cuman pake air PAM yang malah mati kalau ada hujan. Jadi air hujan dari talang ditampung ke jerigen2/ember2, lumayan buat nyiram wc.

  4. ngomong2 dah di simulasikan blom aternatif nya ah ah ah aha trus pake model slim nya { so iyeh}


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 123 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: