Oleh: mulyanto | 6 Mei, 2009

Sim Beres Tapi Toren Rebes

Melanjutkan cerita tentang sim disini :

http://mulyantogoblog.wordpress.com/2009/03/19/membuat-sim-di-polres-soreang/

Pas liburan coblosan kemarin, hari sabtu tanggal 11 April, saya mencabut berkas sim lama di polres Purbalingga. Saya datang jam 10 pagi, sudah ada puluhan orang yang akan mengurus sim juga. Begitu saya menyerahkan fotokopi KTP Bdg + fotokopi sim A + fotokopi sim C, petugas menyatakan berkas saya baru bisa selesai senin pagi. Ok, no problem. Hari senen pagi berikutnya jam 8 saya datang kembali ke polres pbg, ternyata berkas sudah selesai dalam amplop. Hanya butuh sebuah fotokopi KTP bdg lagi, karena ada dua berkas sim (A dan C) jadi butuh dua fotokopi KTP. Dan saya tidak ditarik biaya sepeserpun. Terimakasih dan salut buat Polres Purbalingga.

Minggu lalu, pada hari kamis 30 April 2009 saya melakukan mutasi sim di Polres Soreang. Dimulai dengan membeli map hijau disamping bagian informasi, lalu langsung melakukan pendaftaran. Dan tanpa harus menunggu, saya langsung diperiksa kesehatan. Setelah itu kembali ke bagian informasi untuk diperiksa kembali kelengkapan dokumennya. Selanjutnya saya menyerahkan map dokumen ke loket 1 dan melakukan pembayaran sebanyak Rp 120 ribu untuk SIM A dan SIM C. Dari loket 1 mendapat dokumen yang harus diisi dan juga resi pembayaran. Sayangnya kemudian komputer-nya error sehingga saya diminta datang lagi pada minggu selanjutnya untuk pemfotoan.

Tadi pagi saya berangkat dari rumah jam 7.30 dan tepat sampai di Polres Soreang jam 9.00 . Tapi parkiran sangat penuh sampai luber keluar area, saya sampai butuh 10 menit untuk cari parkiran saking susahnya motor bergerak hehehehehe. Jam 9.10 saya serahkan resi pembayaran di loket II. Melihat sesaknya pengunjung (waktu di ruang foto saya mendengar sudah ada 125 pendaftar untuk perpanjangan sim), saya sudah hopeles deh. Wah bakalan sampai siang nih nunggu panggilan. Ehh ternyata 10 menit kemudian jam 9.20 saya mendapat panggilan untuk pemfotoan. Saya antre urutan ke 15 untuk pemfotoan. Diruang foto selain dilakukan pemfotoan juga dilakukan pengambilan sidik jari jempol kanan dan kiri. Setelah foto dan sidik jari selesai kembali antre menunggu panggilan untuk penyerahan sim. Jam 9.45 saya mendapat sim A, lima menit berikutnya saya mendapat sim C. Total waktu yg dibutuhkan setelah dokumen lengkap-beres hingga mendapatkan sim adalah 40 menit. Wah hebat sesuai janji yang terpampang dinding yaitu maksimal 50 menit! .

Sim beres ehhh torent rebes! Selanjutnya ada sms dari istri kalau ada masalah di tower toren (penampung air). Akhirnya niat untuk ngantor diurungkan, balik maning ming umah. Urusan toren cukup gawat karena toren bisa rusak permanen dan berujung beli toren baru lagi seharga 600 rb – 1 juta. Masalah di torent disebabkan landasan toren di menara saya pakai papan alba sisa bekisting. Akibat tipis dan pelapukan, papan alba pecah dan akhirnya besi-besi menara-nya juga bengkok, torent pun ambles. Terpaksa pipa saya potong untuk menguras torent dan agar toren juga bebas bergerak. Selanjutnya papan alba saya ganti dengan balok 5 x 5. Untung masih banyak sisa balok. Balok-balok ini saya meni dulu pakai meni sisa biar tahan air dan tidak lapuk.


Tanggapan

  1. mungkin karena istrinya masih kangen tuh
    jadi terpanggil dalam bentuk dan cara yang unik
    he2

  2. Wah polri sekarang keren gitu ya. Gak nyangka bisa gratis dan cepet. Mantabb deh.

    =============================================================
    Mulyanto :

    Yup gratis n cepet asal :
    1. Datang pagi-pagi
    2. Dokumen (fotokopi dsb) lengkap
    3. Komputer tidak error

  3. [...] http://mulyantogoblog.wordpress.com/2009/05/06/sim-beres-tapi-toren-rebes/ [...]


Beri tanggapan

Your response:

Kategori